Kasus: Bu Indah membawa Adi (3 thn) ke puskesmas karena kejang. Mulanya Andi demam sejak 5 hari yang lalu. Demam sejak 5 hari yang lalu. Demam mendadak tinggi terus-menerus, batuk dan pilek. Mulai kemarin mengeluh nyeri telinga. Hari ini (1 jam yang lalu) Andi kejang kelojotan, berhenti sendiri. Bu Indah sangat khawatir dengan Andi.
Anamnesis:
1. Sapa pasien dan memperkenalkan diri
2. Menjelaskan prosedur dan tujuan pemeriksaan dan wawancara.
3. Menanyakan identitas ibu (nama, pekerjaan, usia, alamat) dan identitas anak (nama, usia)
4. Riwayat Penyakit Sekarang
· Keluhan utama-->kejang, demam
· Onset-->sejak 5 hari yang lalu.
· Kualitas-->Demam terus-menerus
· Kuantitas-->Demam tinggi. Sudah diukur?berapa?Sudah diberi obat turun panas?sebutkan
· Gejala penyerta-->batuk, pilek, nyeri telinga
· Kejang sudah berapa kali?
· Sifat demam-->kelojotan (klonik)
· Saat kejang sadar atau tidak?
· Kesadaran cepat pulih setelah kejang?
· Setelah kejang adakah deficit neurologic?merot?dll
· Lama kejang? Kurang dari 15 menit atau lebih?
· Kejang sudah ditangani sebelumnya? Diberi obat apa?
· Perkembangan anak setelah kejang?
· Penyakit infeksi yang mungkin sedang diderita?
5. Riwayat Penyakit Dahulu
· Dulu pernah kejang sebelumnya? Sudah pernah berobat? Obatnya apa?
6. Riwayat Penyakit Keluarga
· Adakah kakak atau adik atau orang tua yang punya gejala seperti ini?
7. Riwayat Sosial Ekonomi
8. Growth--> Membawa KMS? BB TB sebelumnya?
9. Development-->Sudah bisa apa?
10. Breast feeding-->ASI eksklusif sampai usia berapa?
11. Immunisasi-->dasar sudah dilakukan?
12. Family Planning
13. Pemeriksaan Fisik
· Menjelaskan rencana dan tujuan pemeriksaan serta meminta izin kepada orang tua
· Mencuci tangan
· Membuka baju anak
· Melihat keadaan umum-->kesadaran, aktif apa tidak, sianosis, pola pernafasan
· Antropometri-->BB, TB, Lila, Lingkar kepala
· Tanda Vital-->mengukur RR, tekanan darah, suhu, denyut nadi
· Kepala-->makrosefali-mikrosefali, konjungtiva palpebra anemis atau tidak, bibir dan mukosa mulut sianosis apa tidak, periksa syaraf cranial, periksa kaku kuduk, periksa brudzinki 1, pemeriksaan mulut (faringitis), ISPA, OMA
· Thoraks-->pola pernafasan, periksa jantung, paru (ada ronki?)
· Periksa abdomen-->Inspeksi, auskultasi, perkusi, palpasi hepar dan lien
· Ekstremitas-->adakah kelumpuhan?, periksa Brudzinki 2, Kernig’s, reflek fisiologis (patella), reflex patologis (babinski), kekuatan otot, tonus otot (dengan memfleksikan sendi lutut dinilai ketegangan tendo Achilles), periksa klonus.
· Mencuci tangan
· Mencatat tindakan yang telah dilakukan dan temuan saat pemeriksaan di catatan medis.
· Menjelaskan kepada pasien tentang keadaan sakitnya.
14. Pemeriksaan Penunjang
· Darah lengkap
· Elektrolit
· Urin dan Tinja
· Gula Darah
· Pungsi Lumbal
15. Diagnosis
· Berdasarkan klinis sebutkan
· Laboratorium? Biakan Urin dan Tinja?
16. Terapi
· Saat kejang: Diazepam per rectal 5mg/kgBB untuk BB<10 kg atau 10mg/kgBB untuk BB >/10 kg dapat diulang maksimal 2 kali.
· Rumatan: Fenobarbital 4-5mg/kgBB/hari 2 dosis atau asam valproat 15-40mg/kgBB/hari 2-3 dosis per hari.
17. Edukasi
· Cara penanganan saat kejang
· Prognosis kejang demam
· Faktor-faktor yang mempermudah terjadinya kejang demam atau epilepsy.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar