Di temani titik-titik bening
baik yang telah tumpah,
maupun yang terus kucoba kutahan di kedua kelopak mata
Ah, serasa berkecamuk semuanya di dada
Apa kau melihatnya?
aku seperti ini sekarang, setelah kau pergi
Aku tahu tuhan selalu bersamaku, walau tanpamu
Dia ada, dari dulu-sekarang-sampai nanti
Dia bersamaku saat ini,
tak bisa kumelihat Nya
dan memang tak mungkin Dia dengan segala ke-mahaan-Nya terjangkau olehku
Tapi aku merasakannya
lewat senja yang indah sore itu
lewat lukisan warna langit di batas horizon barat
seperti warna cat yang tumpah,
hei, ini bukan sekedar cat tumpah,
ada tangan Sang Pencipta di belakangnya
Tuhan sedang menghiburku
-karena saat ini hatiku resah
Tuhan selalu menghiburku
-saat kembali kuingat kamu
Tuhan sedang menghiburku
-bahwa perjalanan sore itulah takdirNya
Elf terus saja membawaku ke arah barat
Terkantuk-kantuk aku di samping sopir
tak bisa tidur,
karena semakin ke barat semarak langit senja makin menarik
Kutarik nafas sekali lagi...
Ah, Allah selalu saja Kau bisa menghiburku
aku ikhlas sekarang,
Allohumma isyfi ummi..aamiin
Perjalanan sore ini seperti sedang mengejar matahari
Nanti, saat pekat telah menyelimuti bumi dan mengganti senja,
Aku akan memeluknya,
ibuku sayang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar